
Dalam soal TKA Bahasa Indonesia Fokus pada membaca dan bernalar, teks informasi (fakta, kosakata), teks fiksi (cerita, karakter), serta menyimpulkan isi bacaan. Sedangkan pada Matematika: Pengetahuan matematis, representasi, penalaran, pemecahan masalah pecahan, dan koneksi matematis. TKA ini membutuhkan energi besar dalam pemahaman soal. Kejelian dalam merumuskan tujuan soal.
foto bersama di depan ruangan TKA
Gunung Tua ( Humas ). Tes Kemampuan Akademik ( TKA ) 2026 telah dilaksanakan di MIN 8 Padang Lawas Utara mulai tanggal 20 sampai 21 April 2026. TKA ini merupakan Asesmen yang mengukur literasi membaca dan nalar Matematika anak. Terdapat pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. TKA ini menggantikan UN untuk mengukur capaian objektif mata pelajaran tersebut, serta digunakan sebagai salah satu komponen seleksi masuk SMP/Sederajat.
Dalam soal TKA Bahasa Indonesia Fokus pada membaca dan bernalar, teks informasi (fakta, kosakata), teks fiksi (cerita, karakter), serta menyimpulkan isi bacaan. Sedangkan pada Matematika: Pengetahuan matematis, representasi, penalaran, pemecahan masalah pecahan, dan koneksi matematis. TKA ini membutuhkan energi besar dalam pemahaman soal. Kejelian dalam merumuskan tujuan soal. Sehingga terputuskan mana jawaban yang tepat. Berdasarkan hal tersebut, di sinilah bisa dilihat tingkatan kecerdasan anak.
Kecerdasan anak bisa dilihat dari cara belajarnya baik di sekolah maupun di rumah. Orangtua/wali juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kecerdasannya. Apabila orangtua/wali selalu memperhatikan pendidikan anak, besar kemungkinan anakpun akan teratur dalam belajar. Perhatian tersebut seperti mempersiapkan alat tulis, buku tulis dan buku pelajarannya. Tidak ketinggalan pula perhatian terhadap seragam sekolah. Semakin rapi anak-anak tersebut semakin tinggi percaya dirinya, dan ini bisa mendukung jiwanya untuk semangat dalam belajarnya.
Faktor pendukung kecerdasan anak lainnya seperti perhatian orang tua untuk selalu membimbing anak belajar di rumah. Anak yang teratur disuruh orang tuanya belajar di rumah akan beda dengan anak yang tidak pernah diajak orang tuanya untuk belajar di rumah. Sebenarnya perhatian tersebut tidak banyak menyita waktu bagi orang tua. Tapi karena kesibukan orang tua, menyebabkan hal itu tidak terlaksana.
Pada hari kedua TKA berlangsung ,Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara beserta rombongan datang melakukan monitoring. Disambut oleh kepala madrasah , dewan guru beserta staf sembari mengisi buku tamu yang telah disediakan di meja piket menuju ruangan di mana siswa kelas VI A dan VI B sedang melaksanakan TKA.
Dalam kunjungannya Kepala Kakankemenag Padang Lawas Utara menyarankan agar anak-anak jangan terlalu tegang dalam menjawab soal supaya terbuka luas pikiran . Atas pertanyaan Kakankemenag, kepala madrasah menjelaskan jumlah peserta ujian dan juga perangkat ujiannya seperti laptop dan paket.
Di penghujung kunjungannya oleh Humas mengajak untuk mengabadikan moment tersebut dengan acara foto bersama termasuk pengawas yang datang dari Sekolah MIS Cerdas Cendekia Portibi Jae yaitu Nurdelima.