Pelatihan Semaphore, Ekstrakurikuler Pramuka MAN Padang Lawas Utara Bentuk Anggota Tangguh dan Siap Tanggap

Berbagai langkah terus dilakukan MAN Padang Lawas Utara untuk memperkuat peran kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter dan keterampilan generasi muda. Salah satu wujud nyatanya tampak pada pelatihan semaphore yang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler pramuka, diselenggarakan oleh Gugus Depan MAN Padang Lawas Utara

Pelatihan Semaphore, Ekstrakurikuler Pramuka MAN Padang Lawas Utara Bentuk Anggota Tangguh dan Siap Tanggap

Padang Lawas Utara (Humas) – Berbagai langkah terus dilakukan MAN Padang Lawas Utara untuk memperkuat peran kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter dan keterampilan generasi muda. Salah satu wujud nyatanya tampak pada pelatihan semaphore yang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler pramuka, diselenggarakan oleh Gugus Depan MAN Padang Lawas Utara pada Jum'at (14/11/2025). Kegiatan ini bertujuan membentuk gugus depan yang sigap dan tanggap dalam menghadapi situasi bencana.


Semaphore, yaitu keterampilan komunikasi menggunakan bendera, kembali diperkenalkan di tengah derasnya arus digitalisasi. Melalui pelatihan ini, anggota pramuka tidak hanya mempelajari teknik dasar komunikasi alternatif, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, ketelitian, kerja sama tim, serta kesiapsiagaan dalam kondisi darurat.

Kamabigus MAN Padang Lawas Utara, Dra. Tukmasari Siregar, M.Pd, menegaskan relevansi keterampilan semaphore di era modern. “Kami ingin gugus depan MAN Padang Lawas Utara memiliki kemampuan yang bisa diandalkan ketika teknologi komunikasi tidak berfungsi. Semaphore adalah keterampilan sederhana, tetapi sangat penting dalam keadaan darurat,” ujarnya.

Pelatihan dikemas interaktif, mulai dari pengenalan huruf dan angka semaphore, praktik pengiriman pesan, hingga simulasi komunikasi darurat di lapangan. Peserta dibagi dalam kelompok untuk mengirim pesan singkat dan menyelesaikan tantangan yang mensimulasikan kondisi sebenarnya.

Selain membekali kesiapsiagaan bencana, keterampilan semaphore juga melatih konsentrasi, daya ingat, dan ketahanan mental. Dengan metode permainan dan simulasi, kegiatan berlangsung menyenangkan sekaligus edukatif.

“Siswa/i terlihat sangat antusias. Mereka bukan hanya belajar menggunakan bendera semaphore sebagai alat komunikasi, tetapi juga memahami bahwa pramuka membekali mereka menghadapi berbagai situasi, termasuk bencana,” ungkap Kakak Bungsu Endar Harahap S.Pd.I , salah satu pembina pramuka MAN Padang Lawas Utara.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka berupa pelatihan semaphore ini, MAN Padang Lawas Utara menegaskan komitmennya untuk membentuk gugus depan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga tangguh, mandiri, serta siap memberi manfaat bagi masyarakat dalam situasi apa pun. (S.R)

LINK TERKAIT