
Suasana kegiatan tampak penuh semangat. Para jamaah terlihat sangat antusias mengikuti penyampaian materi, bahkan aktif mengajukan pertanyaan untuk memperjelas pemahaman mereka. Antusiasme tersebut muncul karena selama ini masih terdapat beberapa keraguan dan pertanyaan di kalangan jamaah terkait makna serta penerapan kandungan Surah Yasin dalam kehidupan. Dalam penyuluhan ini, turut hadir Sri Marlina Hasibuan, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Portibi. Kehadirannya sekaligu
Para Jamaah terlihat antusias dan penuh semangat mendengarkan penyampaian materi dari Bapak Syukur Walid Harahap, S. HI. (Kamis, 4 Desember 2025)
Portibi (Humas), Dalam upaya memperkuat pemahaman keislaman di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Portibi, Syukur Walid Harahap, S.Hi, melaksanakan kegiatan penyuluhan agama di Dusun Dolok Martua, Desa Lantosan I, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025, dan dihadiri oleh jamaah Majelis Taklim Darus Salam.
Penyuluhan tersebut diisi dengan penyampaian ceramah agama yang berfokus pada pemahaman serta pengamalan Surah Yasin ayat 9 dan ayat 82, dua ayat yang sarat makna tentang kekuasaan Allah, perlindungan-Nya, serta keagungan kalimat Kun Fayakun. Melalui penjelasan yang mendalam dan bahasa yang mudah dipahami, Syukur Walid Harahap memberikan edukasi agar jamaah tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungan ayat-ayatnya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan tampak penuh semangat. Para jamaah terlihat sangat antusias mengikuti penyampaian materi, bahkan aktif mengajukan pertanyaan untuk memperjelas pemahaman mereka. Antusiasme tersebut muncul karena selama ini masih terdapat beberapa keraguan dan pertanyaan di kalangan jamaah terkait makna serta penerapan kandungan Surah Yasin dalam kehidupan.
Dalam penyuluhan ini, turut hadir Sri Marlina Hasibuan, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Portibi. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas penyuluhan di masyarakat. Ia mengapresiasi semangat para jamaah yang begitu serius mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Menutup kegiatan, Syukur Walid Harahap kembali menegaskan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an harus diwujudkan melalui tiga aspek utama: membaca, memahami, dan mengamalkan. Harapannya, penyuluhan ini dapat semakin menumbuhkan kecintaan jamaah terhadap Al-Qur’an serta memperkuat praktik keagamaan dalam kehidupan mereka.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syukur Walid Harahap, S.Hi, sebagai bentuk permohonan kepada Allah agar ilmu yang disampaikan membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh jamaah.
Mantap . Pembiasaan karakter islam.
Terimakasih atas komentarnya