
Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum istimewa untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta membersihkan jiwa dari dosa dan keburukan. Tidak heran jika Ramadhan disebut sebagai bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT.
foto saat tausyiah
Gunungtua, Selasa, 24 Pebruari 2026 . MIN 8 Padang Lawas Utara Gelar salat Dhuha bersama dipimpin langsung oleh kepala madrasah yakni Samsuddin S.Ag. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman madrasah. Setelah selesai shalat Dhuha, dilanjutkan dengan kegiatan tausiyah oleh kepala madrasah.
Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum istimewa untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta membersihkan jiwa dari dosa dan keburukan. Tidak heran jika Ramadhan disebut sebagai bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT.
Berikut adalah 4 keistimewaan bulan Ramadan : Bulan Turunnya Al-Qur'an, Adanya Malam Lailatul Qadar, Pintu Surga Dibuka & Pintu Neraka Ditutup, Penghapusan Dosa Selain itu Keistimewaan Tambahan bulan ramadhan lainnya adalah Waktu Mustajab untuk Berdoa, Latihan Mengendalikan Diri, serta Solidaritas & Kebersamaan. Oleh karena itu moment shalat dhuha ini termasuk salah satu keistimewaan bulan ramadhan di lingkungan madrasah.
Kegiatan shalat dhuha ini dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB . Setelah bel berbunyi, anak-anak disuruh mengambil whudu dan langsung menggelar tikar. Guru yang piket hari ini menertibkan shaf dibantu oleh guru lainnya.Setelah shafnya sudah rapi maka kegiatan shalat dhuha pun dimulai.
Sebelum memberikan tausiyahnya, Samsuddin mengatakan selama kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan, agar anak-anak sudah berwudhu dari rumah untuk menghindari antrian di dalam kamar mandi. Kegiatan pembelajaran diawali shalat Dhuha bersama dan tausiyah oleh guru piket. Dilanjutkan belajar dalam kelas, yakni tadarus, hapalan suroh, bacaan shalat,kaligrafi atau kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya.
" Bulan Ramadhan datangnya sekali setahun. Untuk membuat suatu kegiatan yang sifatnya meningkatkan amal ibadah kita , maka selama bulan Ramadan ini usahakan berbuat , bertindak, berkata, bersikap, dan berteman dengan sebaik-baiknya. Sebab dalam bulan Ramadan seluruh amalan dilipatgandakan. Tunjukkanlah manfaat Ramadan ini untuk dirimu sendiri tercermin dari sikap dan perilaku yang baik dilihat dari kegiatan keagamaan baik di sekolah, di rumah maupun di masyarakat. " Kata Samsuddin dalam tausiyahnya.
Setelah shalat dhuha selesai, anak- anak masuk ke dalam kelas untuk pembelajaran lainnya yakni tadarus Al Qur'an bagi yang sudah Al-Qur'an dan Iqra bagi yang masih belajar iqra. Kelas 3, 4, 5 dan 6 yang Al Qur'an dengan kesepakatan yang sudah dibuat pembagian juz yang akan dibaca juz 1 dimulai dari kelas 3 dilanjut ke kelas lainnya. Sementara yang masih iqra disesuaikan berdasarkan kelompoknya.